SENYUM MASYARAKAT MISKIN UNTUK SEKOLAH RAKYAT

  • Nov 08, 2025
  • Rebudi

SENYUM MASYARAKAT MISKIN UNTUK SEKOLAH RAKYAT
OLEH : REBUDI
(KIM BANGUJAYA KELURAHAN SUMBERTAMAN )

         

                Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama dan gratis yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, dengan jenjang pendidikan dari SD hingga SMA. Sekolah Rakyat berada di bawah pengelolaan Kementerian Sosial dan melibatkan kolaborasi antarkementerian seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, dan instansi terkait lainnya.

                Sekolah Rakyat saat ini menyelenggarakan pendidikan gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang totalnya setara dengan 12 tahun pendidikan wajib. Lama pendidikan di setiap jenjang akan mengikuti kurikulum standar SD, SMP, dan SMA yang berlaku di Indonesia. Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama yang memberikan pendidikan gratis dari jenjang SD hingga SMA bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. 

                 Program Sekolah Rakyat bertujuan memutus rantai kemiskinan dengan menyediakan akses pendidikan berkualitas, termasuk asrama, seragam, makan dan perlengkapan sekolah secara gratis. Kurikulumnya menggabungkan pelajaran nasional dengan penguatan karakter seperti kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan hidup. 

                 Perbedaan utama sekolah rakyat dan sekolah biasa terletak pada target peserta didik, sistem biaya, kurikulum, dan fasilitasnya. Sekolah rakyat dirancang untuk anak dari keluarga miskin dan ekstrem, gratis 100%, memiliki kurikulum yang diperkaya karakter, dan bersifat asrama. Sementara itu, sekolah biasa lebih umum dan tidak memiliki target spesifik, serta biaya dan fasilitas bervariasi. 

                Sekolah Rakyat (SR) menggunakan kurikulum nasional yang fleksibel melalui sistem "Multi Entry-Multi Exit" (MEME), di mana materi pelajaran dibagi dalam modul yang bisa diselesaikan siswa sesuai kemampuan mereka, mirip sistem SKS di perguruan tinggi. Kurikulum ini juga mengedepankan penguatan karakter, ketuntasan akademik, serta keberdayaan dan entrepreneurship siswa. 

              Manfaat sekolah rakyat adalah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas, meningkatkan kualitas SDM, serta membangun karakter siswa. Program ini juga memberikan manfaat bagi keluarga siswa dengan mengintegrasikan mereka ke dalam skema jaminan kesehatan dan bantuan sosial, serta memberdayakan ekonomi keluarga. 

              Program Sekolah Rakyat bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas, memutus rantai kemiskinan, dan membentuk karakter generasi muda yang unggul dan mandiri. Semua biaya pendidikan, tempat tinggal, makan, hingga layanan kesehatan ditanggung oleh pemerintah.  

                 Pendiri "Sekolah Rakyat" adalah Prabowo Subianto, yang menggagas program Sekolah Rakyat ini sebagai program pendidikan gratis berasrama yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Selain itu, ada juga inisiatif "Sekolah Rakyat" atau "SI School" yang dirintis oleh Tan Malaka di Semarang pada 1921 dan "Perguruan Rakyat" yang didirikan oleh Sunario Sastrowardoyo dan Sugondo Djo.

              Di Jawa Timur sendiri, Kota Probolinggo menjadi salah satu dari 12 daerah lain yang ditunjuk untuk melaksanakan program Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat Kota Probolinggo berlokasi di Rusun Sederhana Kota Probolinggo dan menawarkan pendidikan formal setara jenjang SMP/SMA dengan penguatan karakter. Ada juga Sekolah Rakyat Menengah Atas Terintegrasi 7 Probolinggo yang berlokasi di Jl. Ikan Belanak, Kelurahan Mayangan , Kecamatan Mayangan.

               Sekolah Rakyat di Kota Probolingo sudah menggunakan sistem digitalisasi dengan metode 1 anak 1 laptop maka keseluruhannya anak-anak nanti akan mengakses di internet dalam proses pembelajarannya. Dan menerapkan full day untuk tingkat SMP dari jam 7 pagi sampai jam 2 siang, sedangkan Tingkat SMA akan berakhir di jam 3 sore. sisanya anak-anak saat di asrama akan dibekali dengan ilmu-ilmu pembentukan karakter.

               Dan tentunya masyarakat miskin yang ada di Kota Probolinggo menyambut baik dan tersenyum akan adanya  program Sekolah Rakyat karena program ini menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas secara cuma-cuma bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Mereka antusias karena Sekolah Rakyat menawarkan pendidikan berasrama yang mencakup biaya pendidikan, pakaian, perlengkapan sekolah, dan biaya hidup. Program ini juga dinilai sebagai harapan baru untuk meningkatkan taraf hidup keluarga melalui pendidikan yang berfokus pada penguatan karakter dan keterampilan. 

 

#ArtikelKIMFest2025
#Diskominfo Pemprov Jatim
#Diskominfo Pemkot Probolinggo
#Kelurahan Sumbertaman makin jaya
#KIMBANGGUJAYA

 

#ArtikelKIMFest2025
#Diskominfo Pemprov Jatim
#Diskominfo Pemkot Probolinggo
#Kelurahan Sumbertaman makin jaya
#KIMBANGGUJAYA